fbpx
Arti dari Toxic Relationship
Self Improvement,  Tips Cinta

Arti Dari Toxic Relationship dan Tanda Kamu Mengalaminya

Membuat hubungan serasi terhadap pasanganmu memerlukan kerja sama yang bagus di antara kedua pihak. Wajar jika satu hubungan kadang-kadang menjumpai batu sandungan berbentuk perkelahian atau mungkin tidak setuju dalam satu hal. Tetapi, ada saatnya hubungan memiliki masalah membuat salah satunya pihak merasa tertindas dan terancam. Keadaan itu bisa saja tanda hubungan beracun atau toxic relationship sehingga pihak wanita menjadi ragu apakah sang pria mencintainya atau tidak. Nah disini kita akan membahas arti dari toxic relationship.

Berikut Isi Artikel Ini :

  • Arti Dari Toxic Relationship
  • Tanda Kamu Berada di Toxic Relationship

Apa Arti Dari Toxic Relationship

Toxic relationship ialah hubungan yang membuat salah satunya pihak berasa tidak dibantu, direndahkan, atau terserang. Wujud perlakuan negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan psikis seorang ini dapat gempuran secara fisik, psikis, atau emosional. Hubungan toksik dapat dirasakan pasangan, antarteman, rekanan kerja, sampai keluarga.

Baca Juga : Jangan Sampai Kamu Dighosting Oleh Pasanganmu

Makna arti dari toxic relationship Dikutip dari Time, pakar komunikasi dan psikologi yang berbasiskan di California AS, Dr Lillian Glass, pertama kali mengenalkan istilah “toxic” melalui bukunya bertema Toxic People pada 1995. Dia menyebutkan toxic relationship maknanya hubungan yang memiliki sifat menghancurkan karena perselisihan, tidak sama-sama memberikan dukungan, ada kompetisi, sampai hilangnya rasa hormat dan kesatuan. Glass tidak menyangkal jika tiap hubungan pasti alami pasang kering. Tetapi, pasang keringnya hubungan itu berlainan dari toxic relationship.

Hubungan disebutkan toksik jika segi negatifnya berkelanjutan sampai kuras energi. Menurut Glass, pemicu toxic relationship dapat bermacam, bergantung background dan keadaan seorang. Sikap toksik dapat dilatari permasalahan kesehatan psikis yang tidak teridentifikasi, seperti stres, masalah kekhawatiran, atau trauma. Hubungan beracun bisa juga muncul karena tertimpangan kepribadian pasangan. Contoh, orang yang berkarakter keras dan senang mengatur bertemu sama orang type senang mengalah.

Dan apa arti dari toxic relationship menurut para ahli?

Dikutip dari Verywell Mind, toxic relationship bisa juga ada dengan bertahap jika salah satunya pihak terus-terusan egois, tidak santun, menuntut, dan berlaku negatif yang lain.

Menurut Psikologi Hubungan toksik kadang bukan hanya diikuti dengan sikap dan perkataan kasar semata-mata. Isyaratnya kadang dapat samar melalui kata atau perlakuan setiap hari yang sering tidak diakui.

Ada banyak tanda toxic relationship yang dapat kamu dapatkan bila kamu ada didalamnya. Tanda itu diantaranya:

1. Selalu dikendalikan oleh pasangan

Tanda yang paling kelihatan jelas dari toxic relationship adalah pihak selalu mengendalikan pihak yang lain. Sebagai contoh, pasanganmu akan memaksain kehendaknya pada hidup yang kamu lalui. Maka apa saja yang kamu kerjakan semua berdasar perintah atau kesepakatan dari ia, meskipun kemungkinan kemauanmu tidak searah.

Ia kemungkinan mengungkapkan kalimat yang membuat kamu harus mengikuti tekadnya, misalkan “Saya berlaku semacam ini karena saya sayang sama kamu.” Bila kamu tidak menurutinya, ia bisa menunjuk kamu tidak mencintainya. Ini membuat kamu harus ikuti kemauannya.

Baca Juga : Cara Tau Pria Benar – Benar Sayang Kamu

2. Susah menjadi diri kita

Karena sering dikendalikan, kamu tidak bisa jadi diri kita sendiri. Kamu akan punya sikap apakah yang ia harapkan, bukan apa yang kamu harapkan. Bahkan juga, untuk sekedar memiliki pendapat saja kamu dapat sampai memikir berulang-kali karena takut apa yang kamu katakan jadi kekeliruan di mata ia.

Baca Juga : Cara Mencari Tau Kepribadian kita

3. Tidak mendapatkan suport

Interaksi yang sehat ialah interaksi yang selalu memberikan suport keduanya. Tetapi pada toxic relationship, tiap perolehan yang didapat akan dipandang jadi persaingan.

Bahkan juga, pasanganmu dapat tidak suka bila kamu sukses lakukan suatu hal yang semestinya membuat dia senang. Bukannya mendapatkan suport dan apresiasi, kamu justru memperoleh pengucapan kasar dan kritikan tidak membangun yang justru menghalangi kesuksesanmu.

4. Selalu diduga dan dikekang

Rasa cemburu dalam hubungan antar pasangan sesungguhnya sebagai reaksi yang normal sebagai satu bentuk kepedulian. Tetapi, hubungan bisa menjadi toxic bila rasa cemburu ini terlalu berlebih atau membuat pasangan lakukan hal yang berlebihan, misalkan mengambil alih smartphone-mu atau mendamprat orang yang dia cemburui.

Hubungan disebutkan toxic saat pasangan telah terlampau posesif. Ia selalu ingin tahu mengenai semua aktivitas setiap hari kamu dan akan geram bila kamu tidak selekasnya menjawab pesan secara singkat. Disamping itu, kadang ia larang kamu untuk tak lagi menggunakan tipe baju tertentu yang kemungkinan mengundang perhatian seseorang.

Baca Juga : Bagaimana agar kamu tidak insecure lagi

5. Kerap dikelabui

Kejujuran sebagai salah satunya fondasi untuk membuat hubungan yang sehat. Tetapi, bila pasangan kamu kerap bohong dan tutupi beberapa hal, itu pertanda sekarang ini kamu lagi ada dalam toxic relationship.

6. Terima kontak fisik

Tidak hanya kekerasan verbal, satu jalinan disebutkan toxic kalau sudah ada kontak fisik didalamnya. Pasangan yang kurang sehat secara emosional kerap kali akan “main tangan” bila terjadi konflik dalam jalinan. Apa saja perselisihannya, kontak fisik tidak dapat dibetulkan, ya.

Orang yang terjerat dalam toxic relationship mempunyai potensi kehilangan rasa optimis dan kebahagiaan. Ini dapat berpengaruh jelek untuk kesehatan psikis atau fisik. Karena itu, penting untuk kamu untuk mengenal pertanda toxic relationship dan selekasnya memutuskan yang pas bila itu terjadi pada hubunganmu.

Kesimpulan

Keluar dari toxic relationship memang tidak gampang. Tetapi, ingat jika kamu harus menyukai diri kamu sendiri dan pikirkan kehidupanmu di periode mendatang. Sebesar apa saja rasa sayangmu pada dianya, yakinlah jika kamu patut untuk bersama sama orang yang dapat menghargakan, menghargai, dan mengasihimu dengan ikhlas.

Bila kamu terjerat dalam toxic relationship dan berasa kesusahan untuk keluar dari jalinan itu, coba meminta kontribusi orang yang lain kamu percayai. Jika memang perlu, coba konsultasi dengan psikiater untuk memperoleh anjuran yang terbaik supaya kamu dapat menangani atau akhiri jalinan beracun ini.

Nah Gimana nih boys mengenai arti toxic relationship diatas, yuk komen dan share artikel ini ke teman – temanmu agar tidak mempunyai pengalaman toxic relationship

Baca Juga : Cara Mendekati Wanita Dengan Benar

aditwisnu aslinya bernama Aditya Wisnu, salah satu admin bigboystalk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *